8. Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Standar Kompetensi

Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran dan terapannya

Kompetensi Dasar

Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip  kelarutan dan hasil kali kelarutan

Indikator

1. Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut.

2. Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit  yang sukar larut dalam air.

3. Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan atau pengendapannnya

4. Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya.

5. Menentukan pH larutan dari harga Kspnya

6. Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan

7. Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp

Pendahuluan

Pernahkah kalian minum obat sakit kepala yang berbentuk puyer atau serbuk? Selain berbentuk serbuk, ada juga obat sakit kepala yang berbentuk kapsul. Kelarutan obat yang berbentuk serbuk tentu saja berbeda dengan kelarutan obat yang berbentuk kapsul. Seberapa besar kelarutan obat berbentuk serbuk dan kapsul dalam air? Bagaimanakah cara menentukan kelarutan suatu zat? Adakah faktor-faktor yang memengaruhi kelarut an suatu zat? Kalian akan tahu jawabannya, dengan mempelajari bab ini.

Saat minum obat berbentuk serbuk, mungkin kalian akan melarutkannya dengan air. Nah, dengan melarutkan serbuk dalam air, berarti kalian telah membuat larutan. Kemudian, larutan itu akan terurai menjadi ion-ion pembentuknya. Namun, apabila kalian terus menambahkan serbuk sampai tidak dapat larut dalam air, berarti larutan telah jenuh dan terbentuk kesetimbangan baru. Dengan demikian, teman-teman bisa mengetahui besarnya kelarutan (s) dan tetapan kesetimbangan (tetapan hasil kali kelarutan/Ksp) dari larutan tersebut. Selain itu, kalian juga bisa mengetahui hubungan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan, terbentuknya endapan, besarnya pH larutan, dan penambahan ion senama.

Banyak proses alam yang disebabkan oleh peristiwa pengendapan.Pengendapan terjadi bila suatu zat sukar larut dalam air atau larutan sudah lewat jenuh.Pengendapan terjadi pada pembentukan stalaktit dan stalagnit dalam gua kapur atau terbentuknya batu ginjal dalam tubuh. Stalaktit dan stalagnit terbentuk pada saat air merembes dari atas bukit gua melalui rongga-rongga dan melarutkan kapur sedikit-sedikit. Di dalam gua ini larutan kapur ada yang jatuh dan menempel di atap gua membentuk endapan kapur sehingga dalam waktu ribuan tahun terbentuk stalaktit dan stalagnit.

Batu ginjal terbentuk bila terjadi pengendapan kalsium oksalat dalam waktu yang lama. Terjadinya pengendapan ini ada hubungannya juga dengan konsentrasi  ion-ion dalam reaksi kesetimbangan larutan jenuh dan juga konstanta hasil kali kelarutan. Pada bab ini akan dibahas bagaimanakah hubungan antara konstanta hasil kali kelarutan dengan kelarutan, pH, dan bagaimana memprediksi terjadinya pengendapan dari suatu reaksi.

Adapun konsep yang akan dibahas pada pokok bahasan ini antara lain:

1. Pengertian kelarutan

2.  Kesetimbangan kelarutan

3. Hasil kali kelarutan

4. Hubungan kelarutan dan hasil kali kelarutan

5. Pengaruh ion sejenis

6. Meramalkan Pengendapan berdasarkan Ksp

7. Hubungan Ksp dengan pH

8. Evaluasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: