Hubungan Ksp dengan pH

Harga Ksp suatu basa dapat digunakan untuk menentukan pH larutan. Sebaliknya, harga pH sering digunakan untuk menghitung besarnya nilai Ksp.

Contoh soal:

Jika larutan MgCl2 0,3 M ditetesi larutan NaOH, pada pH berapakah endapan Mg(OH)2 mulai terbentuk? (Ksp Mg(OH)2 = 3,0 . 10–11 )

Jawab:

Ksp Mg(OH)2 = [Mg2+][OH]2

3,0 . 10–11 = (0,3) [OH]2

[OH]2 = 10–10

[OH] = 10–5 M

pOH = 5

pH = 14 – 5 = 9

Bagaimana kelarutan suatu senyawa bila pH diperkecil atau diperbesar? Dengan mengatur pH kita dapat memperbesar atau memperkecil kelarutan senyawa elektrolit. Perhatikan kesetimbangan antara CaCO3 padat dengan ionionnya dalam suatu larutan.

CaCO3 (s) ↔ Ca2+ (aq) + CO32- (aq)

Jika pH larutan kita perkecil dengan menambahkan asam, maka H+ dari asam akan mengikat ion karbonat membentuk ion HCO3 2-

CO3 2– (aq) + H+ (aq) ↔ HCO32– (aq)

Berdasarkan azas Le Chatelier, pengurangan [CO32–] mengakibatkan kesetimbangan bergeser ke kanan, CaCO3 padat lebih banyak larut, maka pada reaksi tersebut penurunan pH akan menambah kelarutan.

Contoh pengaruh pH terhadap kelarutan dapat dilihat pada Tabel 11.4.

Untuk menentukan kelarutan zat pada pH tertentu dapat digunakan harga Ksp zat tersebut. Beberapa contoh perhitungan berdasarkan hubungan Ksp dengan pH adalah sebagai berikut.

 

 

 

 

 

Back to Kelarutan dan hasil kali kelarutan

  1. contoh soal yg lumayan membantu
    =)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: